Dia yang senantiasa memikirkan untuk mengupayakan kepentingan dan kebahagiaan orang lain, segala kesulitan akan terhindari dan ia akan mendapatkan keberuntungan dalam setiap usahanya.
PETUAH UTAMA ini disampaikan oleh Mangku Suro, seorang penggiat spiritual, melalui pesan masuk di akun situs jejaring sosial FaceBook tusuda. Lebih lanjut lewat blog personalnya, beliau memaparkan mengapa perlu mengupayakan kebahagian orang lain, dan bagaimana hubungannya dengan mengusahakan kebahagiaan diri sendiri. Karena pada hakikatnya, hidup yang ditujukan untuk mengabdi kepada orang lain, bukanlah sekadar pengorbanan yang akan berakhir sia-sia. Pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan umum dan kebahagiaan orang lain, sesungguhnya telah membuka pintu karunia berlimpah dari Sang Pencipta. Sebab umat manusia diciptakan dengan karakter berbeda-beda, baik sebagai makhluk individu maupun sebagai makhluk sosial. Ciri-ciri kemanusiaan akan muncul jika manusia bisa hidup berdampingan bersama dengan sesama. Kehidupan sosial ditengah keberagaman problema masyarakat akan dapat membahagiakan, bila dalam kebersamaan itu terdapat upaya saling mengabdi. Demikianlah ringkasan kutipan pendapat beliau, yang sangat bermakna khusus.
PENDAPAT SPESIAL tersebut, patut direnungkan bersama, sebagai pedoman introspeksi diri. Untuk siapakah sebenarnya kita mengabdikan hidup di dunia ini? Bagaimanakah kita bisa mengabdikan diri bagi kepentingan hidup bersama? Bila dirasakan dengan sikap empatik, apapun yang kita kerjakan dan bagaimanapun kita melakukan sesuatu, sesuai dengan tugas kewajiban, semuanya bermuara kepada tujuan pengabdian dan pelayanan penuh cinta. Pengabdian yang tulus dengan sikap pelayanan yang serius, merupakan salah satu cara mengamalkan ajaran dharma, sebagai tuntunan hidup sehari-hari. Secara mendalam akan langsung dirasakan, seperti ada pahala kebanggaan tersendiri, bila sudah berhasil mengupayakan kebahagian orang lain, sesuai segala usaha pengabdian dan pelayanan terbaik yang dapat diberikan. Bagaimanapun situasi tuntutan hidup yang serba susah, pada dasarnya hidup terasa lebih indah dan mudah, bila selalu bersemangat berbagi bersama.
Ingin punya semangat pengabdian…
Kalau Pak Guru pasti sudah mantap pengabdiannya..Salam hormat Pak.Tksi telah berkunjung
saya mengibaratkan rahmat Sang Pencipta demikian berlimpah di atas sana
tidak semua tangan mampu menjangkaunya
kewajiban bagi pemilik tangan lebih panjang utk berupaya maksimal menjangkau rahmat tsb
untuk dirinya dan orang2 yg tak mampu menjangkaunya
ini kunjungan balik..trimakasih telah berkunjung ke blog saya
suarakelana´s last blog ..Seberapa Berubahkah Anda ?
@suarakelana: Iya Mas, Mari bersama-sama, mencari karunia Rahmat-NYA. Tksi sudah berkenan berkunjung balik…
Pingback: Hasil Polling Info Taman | Info Taman
kita hidup tentu dengan orang lain, utk diri kita sendiri, dan utk orang lain. bahagiakan orang lain tidak ada artinya tanpa bahagiakan diri sendiri, begitu pula sebaliknya. jadi harus seimbang

wahyu´s last blog ..Bebek Sinjay Madura, Sambal Asam Pedas
@wahyu: setuju Mas, semua harus dlm porsi seimbang. Tksi sdh berkunjung…
Ada hal-hal yang indah yang bisa kita temukan hanya dalam kebersamaan, hanya dalam hubungan orang bisa mengenal siapa dirinya dan siapa orang lain. Hanya dalam kebersamaan orang dapat belajar menghargai kebahagiaan itu sendiri dan segala esensi yang melekat di dalamnya.
Cahya´s last blog ..7 Untai Awan Kosong
@cahya: Perlunya pengendalian perasaan pribadi agar bisa bertoleransi dengan rasa kebersamaan dalam kesederhanaan sikap dan pola pikir bagi kemajuan bersama.
Tapi tak semua pengabdian akan membuat orang lain bahagia. Terkadang, pengabdian itu tak selalu positif. Memang sih, seluruht pengabidan akan membuat orang lain bahagia, namun jumlahnya bervariasi. Kalau menuju kebenaran, semua orang akan bahagia melihatnya, namun jika menuju kearah yang tak benar, tentu hanya 1 2 pihak saja yang berbahagia.
@smartdos: setiap pengabdian memang harus diarahkan kepada perjuangan kebenaran dan keadilan. Dlm sisi inilah diperlukan jiwa pengabdian yg berani dan tulus. Tksi Mas, atas tambahan wacananya
Pingback: BINARAN REMBULAN DI AKHIR BULAN PEBRUARI - TuSuda SPECIAL NOTES
Mencerahkan
Pingback: REKREASI PANTAI YANG SANTAI |tusuda.com
Pingback: YAKIN PASTI BISA |tusuda.com